Menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dengan edukasi dan aksi. Sampah tidak menjadi persoalan yang mengancam lingkungan dan kehidupan manusia jikalau semua orang sadar dan mau tidak menyampah.
Koordinator Bentara Budaya Bali Anak Agung Gde Rai Sahadewa mengatakan, kegiatan kelas kreatif merupakan program Bentara Budaya untuk memberikan ruang dan wadah pengembangan minat dan bakat bagi generasi muda. Hal itu bertujuan mengasah kemampuan di bidang seni, dan mendorong pergaulan kreatif di kalangan generasi muda.
Kelas kreatif
Kelas kreatif Bentara Budaya Bali, ujar Rai Sahadewa, kerap mengangkat tema lingkungan dan alam dengan tujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
”Ini merupakan kelas kreatif keempat dengan tematik lingkungan dan alam,” kata Rai Sahadewa memberikan latar belakang penyelenggaraan kelas kreatif Bentara Budaya Bali itu, Sabtu (27/5/2023).
Sebelumnya, Bentara Budaya Bali mengadakan lokakarya pembuatan kertas daur ulang untuk media karya seni dalam program kelas kreatif di Kota Denpasar, Sabtu (18/3/2023).
Dalam kegiatan lokakarya di Kalangan Ayodya Taman Werdhi Budaya Bali, Made Bayak mengajak peserta lokakarya untuk memanfaatkan sampah plastik dan berbagai macam sampah lain, termasuk kain perca dan daun-daunan, menjadi media menghasilkan karya seni.
Bekas pembungkus makanan kecil, bekas label minuman, dan bermacam sampah lain, menurut Made Bayak, dapat diolah dan dibentuk menjadi karya seni, baik sebagai lukisan, patung, maupun seni instalasi, yang tidak jarang mendapat apresiasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar